• Uncategorized

    Miroir #1

    Sita menatap cermin sekali lagi lalu memperbaiki letak bross kupu-kupunya. Ia menatap cermin sekali lagi lalu merapikan kain hijabnya yang menggantung lebih di sisi kiri. Ditatapnya lagi cermin di hadapannya, sempurna. Ia siap berbahagia hari ini. Telepon genggamnya berbunyi. “Halo?” “Mbem, udah cantik belum? Gih buru foto! Aku mau liat! Beneran bisa dandan bikin efek tirus?” “Iyee, bawel deh, ini juga lagi ngaca. Kayaknya sih sukses nih. Aku juga pake dress biru donker biar gak keliatan gemuk banget. Duh nervous gilaaaaaaaaaak!” “Oke sip deh. Ih santai aja kali, Mbem. By the waysalam buat Rendi ya. Sorry aku gak bisa datang ke nikahannya.” “Iya, semua orang juga pasti maklum kok. Kamu…