Miroir #1

Sita menatap cermin sekali lagi lalu memperbaiki letak bross kupu-kupunya. Ia menatap cermin sekali lagi lalu merapikan kain hijabnya yang menggantung lebih di sisi kiri. Ditatapnya lagi cermin di hadapannya, sempurna. Ia siap berbahagia hari ini. Telepon genggamnya berbunyi. “Halo?” “Mbem, udah cantik belum? Gih […]

Read more