• Tamasya

    Mendadak Jogja

    Suatu siang, ibu saya menelpon dan ngajak saya ke Jogjakarta. Berhubung mendesak, saya nggak pakai pikir panjang. Nggak mikir bakal jalan-jalan dan menikmati Malioboro. Pokoknya yang kepikir cuma gimana bisa nyampe sana dan kembali ke sini tanpa perlu ngajuin cuti. Alhasil berangkat ke Jogja sabtu pagi dan balik ke Surabaya senin dini hari. Kilat nggak tuh? Berhubung kepepet, kami memutuskan pergi pulang menggunakan kereta yang (lagi-lagi) sedapetnya. SUB-YK kami tempuh menggunakan kereta Pasundan. Naik di Stasiun Gubeng Lama (8:10) dan turun di Stasiun Lempuyangan (13:55). Kereta Pasundan sendiri memiliki rute SUB-BDG, jadi anggap saja kami berhenti di tengah perjalanan. Begitu pun ketika pulang, kami naik kereta Mutiara Selatan yang rute…

  • Tamasya

    Hello, Sun!

    Hola! Pertengahan Desember lalu saya akhirnya ke Bromo! Yeah! Setelah berkali-kali hanya berakhir jadi wacana, akhirnya sampai jugaaaaa. Here’s the story! Ngikut outing anak kantor sebelah Sebel karena kantor sendiri nggak bikin outing akhir tahun? No prob for me, karena berkat kekuatan bulan akhirnya bisa menyusup ke acara liburan kantor tetangga (which is kantor temen sendiri). Agak impulsive sesungguhnya. Karena sebenernya tahu kalau teman saya mau ke bromo udah dari lama, tapi 2-3 hari sebelum berangkat saya basa basi nanya lagi. Lalu akhirnya diajak dan beneran ikut. Rombongannya nggak begitu banyak sih, hanya belasan orang karena cuma satu departemen. Berangkat dari kantor (Surabaya) hari Sabtu pagi. Saya bener-bener nggak tahu…

  • Memanusiakan Manusia,  Tamasya

    Harus Banget Travelling?

    Beberapa waktu lalu saya menemukan postingan salah seorang selebgram di kolom explore yang menggelitik kalbu. Oke, lebay. Cuma foto dan caption yang bikin saya ketawa kosong aja sih. Si selebgram ini membagi pemikirannya tentang kiat menikmati hidup. Ujarnya, dulu ia pernah menemukan kutipan singkat berbunyi “collect moment, not things” yang berhasil mengubah pemikirannya 180 derajat. Menurutnya, selagi masih muda kita harus banyak menabung pengalaman dan cerita melalui travelling. Uang itu jangan dihabiskan dengan membeli barang ini itu, tapi harusnya dipakai untuk jalan ke sana dan ke situ. Begitupun ketika sudah punya pasangan, jangan membahagiakan mereka dengan barang, melainkan dengan pengalaman travelling bareng. Singkatnya, ia merasa travelling itu penting. Sejujurnya, apa…

  • Tamasya

    Oh, jadi gini toh Lombok itu

    Hai, sapiiiii~ Bulan Januari lalu ada orang udik main ke Lombok. Iya, itu saya. Finally, yaaa… setelah selama ini cuma tahu Lombok dari internet, lihat Lombok dari peta doang, dan mendengar kecantikannya dari teman-teman lain, akhirnya saya kesampaian juga ke sana *terharu*. Saya ke Lombok bukan buat liburan kok, percaya deh, awalnya cuma karena pengin berpartisipasi dalam Kelas Inspirasi Lombok 4 aja. Rencananya juga cuma 3 harian doang di sana, berangkat Jumat pagi dan pulang Minggu sore. Eh, taunya di waktu-waktu tersebut harga tiketnya nggak masuk akal semua. Akhirnya extend dua malam deh. Berangkat kamis sore dan pulang senin pagi. Nah, sampai bosen-bosen dah tuh di Lombok. Serius, saya sampai…

  • Senandika,  Tamasya

    Kembali Menjejak Tanah Merah

    minggu terakhir di januari 2017 jadi minggu yang luar biasa buat saya. senin pagi, saya baru aja mendarat dari Lombok dan memutuskan langsung ngantor dengan bawaan seabrek. udah kayak orang minggat dari rumah, aslinya sih emang belum pulang ke rumah selama empat hari lima malam. sampai kantor, dapet kabar kalau ditunjuk jadi PIC sebuah event yang bakal diadakan seminggu lagi. pikiran langsung ke mana-mana. belum lagi saya mesti ngerekap kerjaan yang dua hari sempat saya tinggalkan. mana badan udah capek banget karena selama di Lombok saya banyak melakukan kegiatan outdoor. nggak lama kemudian, datang kabar nggak enak dari samarinda, pakdhe saya masuk rumah sakit. esoknya, hari selasa, saya coba lalui dengan…

clear-fix">