Uncategorized

Mengenal Naqiyyah Syam : Perempuan dengan Banyak Nama

Hai, halo!
Nggak kerasa udah April aja ya. Rasanya kemarin masih Januari dan semangat menyusun resolusi untuk 2016 yang diharap akan cetar ini. Eh, ngomong-ngomong, gimana kabar resolusi kalian? Sudah ada yang sukses terlaksana atau semua masih berbentuk angan? Semoga sudah ada yang tercapai ya. Yang kepengin kurus, semoga selalu semangat olahraganya. Yang mau keliling Indonesia semoga selalu tabah dalam menabung dan mengejar promo tiket. Dan, yang dari tahunan lalu kepengin jadi penulis semoga tahun ini bisa menerbitkan buku. Aminnya mana pemirsaaaa?
*Suwun yo, Rek, wes mengamini resolusiku :))*
Oke, kembali ke April. Di bulan ke empat kalender masehi ini ada salah seorang teman saya yang akan bertambah usia. (Sok kenal euy, aslinya cuma satu grup Arisan Link Blogger Perempuan) Siapa kah dia? *drum roll* Yap, Mbak Naqiiiyyyyyyy!!! Masih tanggal 25 ntar sih, tapi kalau mau kasih kado bisa dipersiapkan dari sekarang. Oh iya, karena Mbak Naqiy sekarang menetap di Bengkulu, perkirakan juga waktu sampai pengirimannya ya. Jangan kayak teman saya yang pernah ngirim kado ke pacarnya di Busan malah nyampai seminggu sebelum tanggal yang dijanjikan Pak Pos. Surprisenya gagal deh :))

Naqiyyah Syam


Btw, siapa sih Mbak Naqiy itu, Win? Adalah Naqiyyah Syam, seorang alumni Fakultas Kehutanan UNIB yang pernah berprofesi jadi pengajar namun sekarang mendedikasikan diri untuk jadi pahlawan pena. Bukan tanpa alasan lho saya menyebut blio sebagai pahlawan pena. Coba deh kalian lihat prestasinya dalam dunia kepenulisan. Wuiiiih, nggak kalah keren dari Mbak Ernawati Lilys yang sebelumnya pernah saya ulas di blog ini. Mbak Naqiy sendiri sudah pernah melahirkan 35 buku antologi cerpen bersama teman-teman penulis lain, 1 buku duet, 1 buku solo, memenangkan beragam lomba menulis dan ngeblog, serta sempat beberapa kali mengetuai sejumlah komunitas dan organisasi kepenulisan. Duh, buibuk ini kok pada hebat-hebat gini sih, heran saya. Judulnya doang ibu rumah tangga tapi karyanya bisa menginspirasi banyak orang.
Perempuan yang telah menjadi ibu dari dua anak ini produktif sekali dalam menulis blog lho. Hampir setiap hari adaaaa aja update-an terbaru dari Mbak Naqiy. Tentang parenting, resep, cerita jalan-jalan, sampai resensi buku. Udah ketebak banget lah ya saya paling suka kepoin topik yang mana. Yup, resep dan jalan-jalan! Hahahaha. Kelihatan banget ya hidup saya isinya makan dan (impian untuk bisa) jalan-jalan melulu. Apalagi saya belum pernah menginjakkan kaki di tanah Sumatra, jadi cerita-cerita Mbak Naqiy tentang petualangannya di Bengkulu dan padang sukses menarik perhatian saya.
Jujur, saya belajar banyak dari sosok Mbak Naqiyyah Syam ini. Meski belum pernah ngobrol langsung, tapi cara menulisnya yang seakan berbicara langsung dengan pembaca membuat saya merasa sudah mengenali blio secara utuh. Berikut dua hal penting yang saya dapat dari ngubek-ngubek blog dan akun sosial media Mbak Naqiy :

1.    Ada banyak jalan menuju Roma

 

Artikel tentang Naqiyyah Syam di beberapa media


Untuk mendapatkan apa yang kita impikan, sebagai manusia kita memang diwajibkan berusaha dan berdoa. Namun meski sudah melakukan dua hal tersebut dengan baik, kadang masih adaaaaa aja rintangan yang menghadang. Adaaa aja hal-hal yang bikin kita bingung harus terus menerobos atau putar balik. Hal ini pernah dialami oleh Mbak Naqiyyah. Dulu ia pernah bercita-cita menjadi wartawan, pekerjaan yang ia kira sesuai dengan passion-nya dalam menulis. Mbak Naqiy bahkan sempat magang di Koran RB. Sayangnya karena terbentur masalah saat pengerjaan skripsi blio pun undur diri dari pekerjaan tersebut. Sedih? Jelas. Tapi ia tak patah semangat. Kecintaannya pada menulis tetap ia asah dengan terus dan terus melahirkan naskah. Alhasil tahunan kemudian karyanya dikenal banyak orang dan menarik perhatian wartawan untuk meliput!
Lucu ya bagaimana dulu Mbak Naqiy pernah bermimpi jadi wartawan dan berakhir menjadi narasumber yang dicari-cari wartawan.

2.    Jangan enggan untuk berbagi

 

Naqiyyah Syam sebagai pemateri dan pengajar


Kalau kalian mampir ke blognya Mbak Naqiy pasti bakal menemukan banyaaaaakkk sekali postingan seputar parenting dan family life. Tips and trick ketika anak nggak mau makan, long distance mariage, sampai cara mengecilkan perut pasca melahirkan. Lengkap! Buat saya yang masih jomblo sih artikel sharing seperti itu hanya akan jadi sekilas info, tapi barangkali untuk buibuk yang berada di fase yang sama dengan Mbak Naqiy, tulisan-tulisan tadi pasti bakal membantu banget.
Nggak cuma di blog lho, Mbak Naqiy ini juga sering berbagi pengalaman, kisah, dan pembelajaran di berbagai acara sebagai pemateri. Blio juga senantiasa menebarkan virus membaca dengan menjadi penggerak Taman Membaca FLP Lampung, mengajar ekskul menulis untuk murid-murid sekolah dasar, dan aktif berkarya bersama Ibu-Ibu Doyan Nulis Lampung.
Over all, menurut saya Mbak Naqiyyah bisa banget dijadikan panutan. Kalau menurut kamu? Gih, kalau penasaran, sila berkunjung ke Blognya di www.naqiyyahsyam.com, Twitter di @Naqiyyah_Syam, dan Instagram di @naqiyyahsyam. Selamat berkenalan dengan Mbak Naqiy!
Psst, asal tahu saja. Naqiyyah Syam itu hanya nama pena blio lho. Hayooo, kira-kira siapa ya nama aslinya?

19 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

clear-fix">