Kata dalam Buku,  Memanusiakan Manusia

Speed Reading for Dummies

Judul: Speed Reading for Dummies
Penulis : Richard Sutz
Jumlah Halaman: 274
ISBN: 9780470457443
Penerbit: For Dummies
Tahun Terbit: 2009

Menurut saya, cepat dan lambat merupakan satuan relativitas yang tidak punya batasan jelas. Mengamini teori Einstein, waktu akan terasa cepat berlalu ketika kita melakukan aktivitas yang menyenangkan, begitupun sebaliknya. Relativitas ini, menurut saya, juga terjadi ketika kita membaca. Buku fiksikarya penulis idola di mana isinya menarik dan dibawakan dengan gaya bahasa sederhana pasti akan habis terbaca dalam hitungan hari, bahkan jam. Sementara buku pelajaran yang kontennya jelas lebih berbobot justru butuh satu semester untuk dimengerti dari awal hingga akhir. Faktor pleasure pada kedua buku tersebut yang membuat rentang waktu membacanya terpaut jauh. Akan tetapi sebagai pembaca, kita nggak bisa melulu bergantung pada pleasure. Untuk itu kita perlu mencoba yang namanya speed reading.

Jujur aja, saya bukan tipe orang yang suka membaca cepat – lebih senang membaca banyak judul dalam satu periode. Nah, beberapa waktu lalu saya nemu buku Speed Reading for Dummies. Yap, buku ini cocok banget buat kita yang penasaran dengan teknik membaca cepat. Judulnya aja udah on point banget – for dummies. Tak hanya berisi tips and trick, buku bersampul kuning dan hitam tersebut juga menyediakan serangkaian exercise dengan tolak ukur wpm (words per minute).

Dari buku Speed Reading for Dummies ada tiga hal yang bisa dipelajari guna meningkatkan kecepatan membaca kita (di luar menemukan pleasure of reading, tentunya), yaitu:

Setiap kata tidak perlu dieja dalam kepala

Menurut penelitian, otak kita lebih mudah merumuskan kesimpulan ketika membaca satu kalimat utuh ketimbang merangkai kata per kata. Toh, tiap huruf tidak akan berarti jika tidak dirangkai jadi satu kata, begitupun satu kata tidak akan punya nilai jika tidak disatukan menjadi sebuah kalimat.

Membaca banyak kata dalam satu waktu

Teknik ini barangkali mudah dilakukan oleh mereka yang cenderung melihat sesuatu dengan konsep big picture. Ketika membaca cepat, kita disarankan untuk membaca 3-5 kata bersamaan dalam satu waktu instead of read it one by one. Selain merangsang otak agar lebih mudah menarik ide / gagasan dalam satu paragraph, membaca per kata juga melelahkan, cuy.

Perbanyak pembendaharaan kata

Tips terakhir ini yang paling penting. Kamu pernah nggak sih lagi baca buku terus tiba-tiba stuck karena menemukan vocab/kata yang kurang familiar? Akibat kurang mengerti arti kata tersebut, kita jadi kesulitan mencerna maksud yang ingin disampaikan penulis. Nah, hal ini bisa jadi karena pembendaharaan kata kita kurang. Kalau kata kids zaman now sih, mainnya kurang jauh. Lalu bagaimana cara meningkatkan pembendaharaan kata? Sederhana sih, mulailah membaca buku di luar zona nyaman kita.

Buku Speed Reading for Dummies ini cocok untuk kamu yang awam dengan teknik membaca cepat. Tapi rasa-rasanya tiap pembaca buku pasti sudah pernah mengaplikasikan salah satu atau bahkan tiga tips utama yang disampaikan dalam buku tersebut. Karena di luar tiga point tadi tidak ada yang menarik dari Speed Reading for Dummies. Kalau menurut saya sendiri, kunci dari membaca cepat itu ya dengan membiasakan diri membaca. Karena ujung-ujungnya bakal balik ke teori relativitas lagi sih, cepat dan lambat itu hanya soal pleasure. Jadi kalau kamu bisa enjoy baca buku, maka kamu juga pasti bisa speed reading.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *