• night drive
    Menulis

    Sebuah Surat tentang Lima Belas Lagu

    Tuan, tadi malam saya mimpi kamu. Selayaknya de javu, alur mimpi saya serupa dengan momen-momen yang pernah kita lalui bersama. Saya di bangku kiri dan kamu di bangku kanan, selalu. Langit di atas sana telah berubah gelap. Lampu-lampu kota dan rambu-rambu jalan berusaha memberi warna – seakan mencari pengakuan bahwa mereka secantik para bintang di atas sana. Jalan yang kita lalui belakangan selalu sama, lagi-lagi tujuannya adalah rumah saya. “yuk!” saya memberi tanda bahwa seatbealt telah terpasang. Siap pulang. “tunggu,” biasanya kamu meminta saya sedikit lebih sabar. Saya hapal, kamu sedang mencari sebuah benda. Bentuknya persegi panjang, ukurannya mungil, di dalamnya tersimpan sebuah album musik favoritmu. “nggak boleh sampai lupa.…